Selasa, 09 Juli 2013

Manfaat mengingat Allah SWT

“Dengan mengingat Allah, hati
menjadi tenang”

Kejujuran itu kakasih Allah.
Keterusterangan merupakan sabun
pencuci hati. Pengalaman itu bukti.
Dan seseorang pemandu jalan tak
akan membohongi rombongannya.
Tidak ada satu pekerjaan yang lebih
melegakan hati dan lebih agung
pahalanya, selain berdzikir kepada
Allah.
{Karena itu, inagtlah kamu kepada-
Ku niscaya Aku ingat (pula)
kepadamu.} (QS. Al-Baqarah: 152)
Berdzikir kepada Allah adalah surga
Allah di bumi-Nya. Maka, siapa
yang tak pernah memasukinya, ia
tidak dapat memasuki surga-Nya di
akhirat kelak. Berdzikir kepada
Allah merupakan penyelamat jiwa
dari pelbagi kerisauan, kegundahan,
kekesalan dan goncangan. Dan
dzikir merupakan jalan pintas paling
mudah untuk meraih kemenangan
dan kebahagiaan hakiki. Unutk
melihat feadah dan manfaat dzikir,
coba perhatikan kembali beberapa
pesan wahyu Ilahi. Dan cobalah
mengamalkannya pada hari-hari
Anda, niscaya Anda akan
mendapatkan kesembuhan.
Dengan berdzikir kepada Allah,
awan ketakutan, kegalauan,
kecemasan dan kesedihan akan
sirna. Bahka, dengan berdzikir
kepada-Nya segunung tumpukan
beban kehidupan dan permasalahan
hidup akan runtuh dengan
sendirinya.
Tidak mengherankan bila orang-
orang yang selalu mengingat Allah
senantiasa bahagia dan tentram
hidupnya. Itulah yang memang
seharusnya terjadi. Adapun yang
sangat mengherankan alah
bagaimana orang-orang yang lalai
dari dzikir kepada Allah itu justru
menyembah berhala-berhala dunia.
Padalah,
{(Berhala-berhala) itu mati tidak
hidup dan berhala-berhala itu tidak
mengetahui bilakah penyembahan-
penyembahnya akan dibangkitkan.}
(QS. An-Nahl: 21)
Wahai orang yang mengeluh karena
sulit tidur, yang menangis karena
sakit, yang bersedih karena sebuah
tragedi, dan yang berduka karena
suatu musibah, sebutlah nama-Nya
yang kudus! Betapapun,
{Apakah kamu mengetahui ada
seorang yang sama dengan Dia
(yang patut disembah)?}
(QS.Maryam: 65)
Semakin banyak Anda mengingat
Allah, pikiran Anda akan semakin
terbuka, hati Anda semakin tentram,
jiwa Anda semakin bahagia, dan
nurani Anda semakin damai
sentausa. Itu, karena dalam
mengingat Allah terkandung nilai-
nilai ketawakalan kepada-Nya,
keyakinan penuh kepada-Nya,
ketergantungan diri hanya kepada-
Nya, kepasrahan kepada-Nya,
berbaik sangka kepada-Nya, dan
pengharapan kebahagiaan dari-Nya.
Dia senantiasa mengaulkan jika
dimohon. Rendahkan dan tundukkan
diri Anda ke hadapan-Nya, lalu
sebutlah secara berulang-ulang
nama-Nya yang indah dan penuh
berkah itu dengan lidah Anda
sebagai pengejawantahan dari
ketuhidan, pujian, doa, permohonan
dan permintaan ampunan Anda
kepada-Nya.
Dengan begitu, niscaya Anda –
berkat kekuatan dan pertolongan
dari-Nya-akan mendapatkan
kebahagiaan, ketentraman,
ketenangan, cahaya penerang dan
kegembiraan. Dan,
{Karena itu Allah menberikan kepada
mereka pahala di dunia, dan pahala
yang baik di akhirat.}
(QS. Ali
‘Imran: 148)